ImageIcon merupakan aplikasi grafis yang didesain untuk mengkonversi berbagai jenis format gambar dari BMP, JPG atau PNG ke format lainnya seperti BMP, JPG, PNG atau ICO.
Disediakan berbagai pilihan untuk mengatur format gambar maupun ukuran gambar hasil akhirnya serta memungkinkan transparansi alpha icon. Tampilan interface ImageIcon ini sangat sederhana dan mudah untuk digunakan.
Untuk membuat icon kita dapat mengatur dimensi atau ukuran pixel menjadi 16 x 16, 32 x 32, 48 x 48, 64 x 64 and 128 x 128. ImagIcon juga memberikan fitur drag ‘n’ drop sehingga lebih memudahkan kita dalam proses konversi.
Untuk tata cara penggunaan ImageIcon secara lengkap bisa dilihat di menu Help.
Silahkan download ImageIcon v4.4 ini secara gratis langsung disitus resminya di deviouscodeworks.co.uk/imagicon.
Read more: http://www.itv-gear.com/imageicon-v4-4-convert-bmpjpgpng-to-bmpjpgpngico.html#ixzz1lgxUyY83
Selasa, 07 Februari 2012
Senin, 06 Februari 2012
Indikasi awal Canon iP1880 dan iP1980 blink 4x orange 1x hijau :
Ketika canon iP1880 atau iP1980 dihidupkan, printer akan langsung menampilkan pesan error lewat proses blink pada led printer. iP1980 atau iP1880 ini akan langsung mengalami blink 4x orange 1x hijau.
Penyebab Canon iP1880 dan iP1980 blink 4x orange 1x hijau :
Penyebabnya adalah iP1880 atau iP1980 tersebut membutuhkan reset atau sudah full menurut hitungan Canon.

Cara Service Canon iP1880, iP1980 Blink 4x Orange 1x Hijau :
1. Hidupkan Canon iP1880 atau iP1980 yang blink 4x orange 1x hijau.
2. Tekan dan tahan tombol RESUME sekitar 10-30 detik.
3. Kemudian akan terdengar bunyi printer mulai melakukan inisialisasi / persiapan.
4. Dan Canon iP1880 atau 1980 yang blink 4x orange 1x hijau seharusnya sudah normal kembali dengan led hijau menyala.
5. Selesai.
Oya, cara service canon blink 4x orange 1x hijau ini tidak hanya untuk iP1880 dan iP1980 saja, tapi bisa juga untuk iP1200, iP1300, iP1600, iP1700 yang mengalami blink 4x orange 1x hijau juga.
Selamat mencoba!
Ketika canon iP1880 atau iP1980 dihidupkan, printer akan langsung menampilkan pesan error lewat proses blink pada led printer. iP1980 atau iP1880 ini akan langsung mengalami blink 4x orange 1x hijau.
Penyebab Canon iP1880 dan iP1980 blink 4x orange 1x hijau :
Penyebabnya adalah iP1880 atau iP1980 tersebut membutuhkan reset atau sudah full menurut hitungan Canon.
Cara Service Canon iP1880, iP1980 Blink 4x Orange 1x Hijau :
1. Hidupkan Canon iP1880 atau iP1980 yang blink 4x orange 1x hijau.
2. Tekan dan tahan tombol RESUME sekitar 10-30 detik.
3. Kemudian akan terdengar bunyi printer mulai melakukan inisialisasi / persiapan.
4. Dan Canon iP1880 atau 1980 yang blink 4x orange 1x hijau seharusnya sudah normal kembali dengan led hijau menyala.
5. Selesai.
Oya, cara service canon blink 4x orange 1x hijau ini tidak hanya untuk iP1880 dan iP1980 saja, tapi bisa juga untuk iP1200, iP1300, iP1600, iP1700 yang mengalami blink 4x orange 1x hijau juga.
Selamat mencoba!
Printer canon IP1980 perlu direset bila terjadi :
1. Blink 4x orange 1x green. (khusus blink ini cara mengatasinya baca disini)
2. Green orange berkedip bergantian selama 7x (Ink Absorber Full),
3. Orange 8x ink tank full
Berikut langkah-langkah Reset IP1980 :
1. Driver harus sudah di install. Jika belum punya drivernya klik disini.
2. Printer harus dalam keadaan service mode (temporary reset) .
Untuk mengaktifkan service mode:
o Cabut kabel power listrik
o Tekan power (di printer)
o Colokan power listrik (lampu akan berwarna hijau)
o Sambil menekan power tekan tombol resume1x (lampu berubah orange) kemudian
tekan 1x lagi lampu berubah menjadi hijau
o Lepas keduanya (printer akan mati)
o Tekan tombol power lagi dan langsung lepaskan.(lampu akan berwarna hijau) (jangan mencabut power listrik)
3. Jalankan General Service Tool. Jika belum punya, download di SINI).
4. Cabut power listrik, colokan kembali dan nyalakan (printer initial/tunggu sampai lampu tdk berkedip. Selesai
Cara menjalankan General Service Tool

1. Exctrak file yang anda download
2. Resolusi Windows harus 1024x768
3. Jalankan file "GeneralTool.exe"
4. Pilih USB Port
5. Centang Cleaning dan Eeprom Clear
6. Klik Main
7. Klik Platen
8. Selesai Quit
9. Matikan printer dengan menekan power.
Selesai , kemudian Anda tinggal mencobanya dengan mencabut kabel power printer dan memasangnya kembali, kemudian nyalakan printer anda......
Selamat mencoba ..................
1. Blink 4x orange 1x green. (khusus blink ini cara mengatasinya baca disini)
2. Green orange berkedip bergantian selama 7x (Ink Absorber Full),
3. Orange 8x ink tank full
Berikut langkah-langkah Reset IP1980 :
1. Driver harus sudah di install. Jika belum punya drivernya klik disini.
2. Printer harus dalam keadaan service mode (temporary reset) .
Untuk mengaktifkan service mode:
o Cabut kabel power listrik
o Tekan power (di printer)
o Colokan power listrik (lampu akan berwarna hijau)
o Sambil menekan power tekan tombol resume1x (lampu berubah orange) kemudian
tekan 1x lagi lampu berubah menjadi hijau
o Lepas keduanya (printer akan mati)
o Tekan tombol power lagi dan langsung lepaskan.(lampu akan berwarna hijau) (jangan mencabut power listrik)
3. Jalankan General Service Tool. Jika belum punya, download di SINI).
4. Cabut power listrik, colokan kembali dan nyalakan (printer initial/tunggu sampai lampu tdk berkedip. Selesai
Cara menjalankan General Service Tool
1. Exctrak file yang anda download
2. Resolusi Windows harus 1024x768
3. Jalankan file "GeneralTool.exe"
4. Pilih USB Port
5. Centang Cleaning dan Eeprom Clear
6. Klik Main
7. Klik Platen
8. Selesai Quit
9. Matikan printer dengan menekan power.
Selesai , kemudian Anda tinggal mencobanya dengan mencabut kabel power printer dan memasangnya kembali, kemudian nyalakan printer anda......
Selamat mencoba ..................
Sabtu, 28 Januari 2012
Setting Mikrotik Sederhana
1. Setting nama untuk ethernet dulu, asumsi ada 2 ethernet
Memisah Bandwidth Lokal dan Internasional
Selama mengelola Mikrotik Indonesia, banyak sekali muncul pertanyaan bagaimana cara melakukan pemisahan queue untuk trafik internet internasional dan trafik ke internet Indonesia (OpenIXP dan IIX). Di internet sebetulnya sudah ada beberapa website yang menampilkan cara pemisahan ini, tapi kami akan coba menampilkan kembali sesederhana mungkin supaya mudah diikuti.
Pada artikel ini, kami mengasumsikan bahwa:
Pengaturan Dasar
Berikut ini adalah diagram network dan asumsi IP Address yang akan digunakan dalam contoh ini.
Untuk mempermudah pemberian contoh, kami mengupdate nama masing-masing interface sesuai dengan tugasnya masing-masing.
Karena klien menggunakan IP private, maka kita harus melakukan fungsi src-nat seperti contoh berikut.
CEK: Pastikan semua konfigurasi telah berfungsi baik. Lakukanlah ping (baik dari router maupun dari klien) ke luar network Anda secara bergantian.
Pengaturan IP Address List
Mulai Mikrotik RouterOS versi 2.9, dikenal dengan fitur yang disebut IP Address List. Fitur ini adalah pengelompokan IP Address tertentu dan setiap IP Address tersebut bisa kita namai. Kelompok ini bisa digunakan sebagai parameter dalam mangle, firewall filter, nat, ataupun queue.
Mikrotik Indonesia telah menyediakan daftar IP Address yang diadvertise di OpenIXP dan IIX, yang bisa didownload dengan bebas di URL: http://www.mikrotik.co.id/getfile.php?nf=nice.rsc
File nice.rsc ini dibuat secara otomatis di server Mikrotik Indonesia setiap pagi sekitar pk 05.30, dan merupakan data yang telah di optimasi untuk menghilangkan duplikat entry dan tumpang tindih subnet. Saat ini jumlah baris pada script tersebut berkisar 430 baris.
Proses upload ini dapat juga dilakukan secara otomatis jika Anda memiliki pengetahuan scripting. Misalnya Anda membuat shell script pada Linux untuk melakukan download secara otomatis dan mengupload file secara otomatis setiap pk 06.00 pagi. Kemudian Anda tinggal membuat scheduler pada router untuk melakukan import file.
Pengaturan Mangle
Langkah selanjutnya adalah membuat mangle. Kita perlu membuat 1 buah connection mark dan 2 buah packet mark, masing-masing untuk trafik internasional dan lokal.
Untuk setiap client, kita harus membuat 2 buah rule simple queue. Pada contoh berikut ini, kita akan melakukan limitasi untuk IP client 192.168.0.2/32, dan kita akan memberikan limitasi iix (up/down) sebesar 64k/256k, dan untuk internasional sebesar (up/down) 32k/128k.
Pengecekan Akhir
Setelah selesai, lakukanlah pengecekan dengan melakukan akses ke situs lokal maupun ke situs internasional, dan perhatikanlah counter baik pada firewall mangle maupun pada simple queue.
Anda juga dapat mengembangkan queue type menggunakan pcq sehingga trafik pada setiap client dapat tersebar secara merata.
sumber:mikrotik.co.id
Posted by Sepuluh Jariku at 6:34 PM 0 comments
Email ThisBlogThis!Share to TwitterShare to Facebook
Links to this post
Labels: MikroTik
Setting MikroTik Simple
Setting Mikrotik Sederhana
1. Setting nama untuk ethernet dulu, asumsi ada 2 ethernet
1. Setting nama untuk ethernet dulu, asumsi ada 2 ethernet
[admin@MikroTik]>/interface pr2. Setting ip address & gateway (sblmnya hrs tau dl ip modem/ip publik nya)
[admin@MikroTik]>/interface set 0 name=LAN (untuk jaringan local/client)
[admin@MikroTik]>/interface set 1 name=PUBLIC (untuk ke modem/inet)
[admin@MikroTik]>/interface pr (untuk liat perubahan nama tersebut)
[admin@MikroTik]>/ip address pr (masih kosong]
[admin@MikroTik]>/ip address add address=192.168.0.1/24 interface=LAN (ini contoh aja untuk ip jaringan local/client)
[admin@MikroTik]>/ip address add address=192.168.1.2/24 interface=PUBLIC (ini contoh aja ip untuk ke modem/inet atau ip publicnya)
[admin@MikroTik]>/ip route add gateway=192.168.1.1/24 (ini contoh aja ip gateway modem/inet)
**untuk test settingan berhasil / gak ping ke ip modem & gateway nya3. Setting DNS (hrs udah tau jg berapa ip dns nya
[admin@MikroTik]>/ip dns set primary-dns=202.152.0.2 [admin@MikroTik]>/ip dns set secondary-dns=202.152.5.36
**ini contoh ip dns memakai dns lintas arta krn bisa jg kita gunakan4. Setting proxy
[admin@MikroTik]>/ip web-proxy set enabled=yes [admin@MikroTik]>/ip web-proxy set transparent-proxy=yes [admin@MikroTik]>/ip web-proxy set port=3128
**settingan nya cukup itu aja dg bantuan setting NAT5. Setting NAT
[admin@MikroTik]>/ip firewall nat add chain=srcnat action=masquerade out-interface=PUBLIC [admin@MikroTik]>/ip firewall nat add chain=dstnat protocol=tcp dst-port=80 action=redirect to-port=3128
**tinggal kita lakukan test ping aja…
Memisah Bandwidth Lokal dan Internasional
Selama mengelola Mikrotik Indonesia, banyak sekali muncul pertanyaan bagaimana cara melakukan pemisahan queue untuk trafik internet internasional dan trafik ke internet Indonesia (OpenIXP dan IIX). Di internet sebetulnya sudah ada beberapa website yang menampilkan cara pemisahan ini, tapi kami akan coba menampilkan kembali sesederhana mungkin supaya mudah diikuti.
Pada artikel ini, kami mengasumsikan bahwa:
- Router Mikrotik melakukan Masquerading / src-nat untuk client. Client menggunakan IP privat.
- Gateway yang digunakan hanya satu, baik untuk trafik internasional maupun IIX.
- Anda bisa menggunakan web-proxy internal ataupun tanpa web-proxy. Jika Anda menggunakan web-proxy, maka ada beberapa tambahan rule yang perlu dilakukan. Perhatikan bagian NAT dan MANGLE pada contoh di bawah ini.
Pengaturan Dasar
Berikut ini adalah diagram network dan asumsi IP Address yang akan digunakan dalam contoh ini.
Untuk mempermudah pemberian contoh, kami mengupdate nama masing-masing interface sesuai dengan tugasnya masing-masing.
[admin@MikroTik] > /interface prUntuk klien, akan menggunakan blok IP 192.168.0.0/24, dan IP Address 192.168.0.1 difungsikan sebagai gateway dan dipasang pada router, interface ether-local. Klien dapat menggunakan IP Address 192.168.0-2 hingga 192.168.0.254 dengan subnet mask 255.255.255.0.
Flags: X - disabled, D - dynamic, R - running
# NAME TYPE RX-RATE TX-RATE MTU
0 R ether-public ether 0 0 1500
1 R ether-local ether 0 0 1500
[admin@MikroTik] > /ip ad prJangan lupa melakukan konfigurasi DNS server pada router, dan mengaktifkan fitur "allow remote request".
Flags: X - disabled, I - invalid, D - dynamic
# ADDRESS NETWORK BROADCAST INTERFACE
0 202.0.0.1/24 202.0.0.0 202.0.0.255 ether-public
1 192.168.0.1/24 192.168.0.0 192.168.0.255 ether-local
Karena klien menggunakan IP private, maka kita harus melakukan fungsi src-nat seperti contoh berikut.
[admin@MikroTik] > /ip fi nat prJika Anda menggunakan web-proxy transparan, Anda perlu menambahkan rule nat redirect, seperti terlihat pada contoh di bawah ini (rule tambahan yang tercetak tebal).
Flags: X - disabled, I - invalid, D - dynamic
0 chain=srcnat out-interface=ether-public
action=masquerade
[admin@MikroTik] > /ip fi nat prJangan lupa mengaktifkan fitur web-proxy, dan men-set port layanan web-proxynya, dan disesuaikan dengan port redirect pada contoh di atas.
Flags: X - disabled, I - invalid, D - dynamic
0 chain=srcnat out-interface=ether-public
action=masquerade
1 chain=dstnat in-interface=ether-local protocol=tcp
dst-port=80 action=redirect to-ports=8080
CEK: Pastikan semua konfigurasi telah berfungsi baik. Lakukanlah ping (baik dari router maupun dari klien) ke luar network Anda secara bergantian.
Pengaturan IP Address List
Mulai Mikrotik RouterOS versi 2.9, dikenal dengan fitur yang disebut IP Address List. Fitur ini adalah pengelompokan IP Address tertentu dan setiap IP Address tersebut bisa kita namai. Kelompok ini bisa digunakan sebagai parameter dalam mangle, firewall filter, nat, ataupun queue.
Mikrotik Indonesia telah menyediakan daftar IP Address yang diadvertise di OpenIXP dan IIX, yang bisa didownload dengan bebas di URL: http://www.mikrotik.co.id/getfile.php?nf=nice.rsc
File nice.rsc ini dibuat secara otomatis di server Mikrotik Indonesia setiap pagi sekitar pk 05.30, dan merupakan data yang telah di optimasi untuk menghilangkan duplikat entry dan tumpang tindih subnet. Saat ini jumlah baris pada script tersebut berkisar 430 baris.
Contoh isi file nice.rsc :Simpanlah file tersebut ke komputer Anda dengan nama nice.rsc, lalu lakukan FTP ke router Mikrotik, dan uploadlah file tersebut di router.
# Script created by: Valens Riyadi @ www.mikrotik.co.id
# Generated at 26 April 2007 05:30:02 WIB ... 431 lines
/ip firewall address-list
add list=nice address="1.2.3.4"
rem [find list=nice]
add list=nice address="125.162.0.0/16"
add list=nice address="125.163.0.0/16"
add list=nice address="152.118.0.0/16"
add list=nice address="125.160.0.0/16"
add list=nice address="125.161.0.0/16"
add list=nice address="125.164.0.0/16"
.
.
dst...
Contoh di bawah ini adalah proses upload menggunakan MS-DOS prompt.Pastikan bahwa proses import telah berlangsung dengan sukses, dengan mengecek Address-List pada Menu IP - Firewall (dengan WinBox)
C:\>dir nice.*
Volume in drive C has no label.
Volume Serial Number is 5418-6EEF
Directory of C:\
04/26/2007 06:42p 17,523 nice.rsc
1 File(s) 17,523 bytes
0 Dir(s) 47,038,779,392 bytes free
C:\>ftp 192.168.0.1
Connected to 192.168.0.1.
220 R&D FTP server (MikroTik 2.9.39) ready
User (192.168.0.1:(none)): admin
331 Password required for admin
Password: ********
230 User admin logged in
ftp> ascii
200 Type set to A
ftp> put nice.rsc
200 PORT command successful
150 Opening ASCII mode data connection for '/nice.rsc'
226 ASCII transfer complete
ftp: 17523 bytes sent in 0.00Seconds 17523000.00Kbytes/sec.
ftp> bye
221 Closing
C:\>
Setelah file diupload, import-lah file tersebut.
[admin@MikroTik] > import nice.rsc
Opening script file nice.rsc
Script file loaded and executed successfully
Proses upload ini dapat juga dilakukan secara otomatis jika Anda memiliki pengetahuan scripting. Misalnya Anda membuat shell script pada Linux untuk melakukan download secara otomatis dan mengupload file secara otomatis setiap pk 06.00 pagi. Kemudian Anda tinggal membuat scheduler pada router untuk melakukan import file.
Pengaturan Mangle
Langkah selanjutnya adalah membuat mangle. Kita perlu membuat 1 buah connection mark dan 2 buah packet mark, masing-masing untuk trafik internasional dan lokal.
[admin@MikroTik] > /ip firewall mangle prPengaturan Simple Queue
Flags: X - disabled, I - invalid, D - dynamic
0 chain=prerouting in-interface=ether-local
dst-address-list=nice
action=mark-connection new-connection-mark=conn-iix
passthrough=yes
1 chain=prerouting connection-mark=conn-iix
action=mark-packet new-packet-mark=packet-iix
passthrough=no
2 chain=prerouting action=mark-packet
new-packet-mark=packet-intl passthrough=no
Untuk rule #0, pastikanlah bahwa Anda memilih interface yang mengarah ke client. Untuk chain, kita menggunakan prerouting, dan untuk kedua packet-mark, kita menggunakan passthrough=no.
Jika Anda menggunakan web-proxy internal dan melakukan redirecting trafic, maka Anda membuat 2 buah rule tambahan seperti contoh di bawah ini (rule tambahan yang tercetak tebal).
[admin@MikroTik] > /ip firewall mangle pr
Flags: X - disabled, I - invalid, D - dynamic
0 chain=prerouting in-interface=ether-local
dst-address-list=nice
action=mark-connection new-connection-mark=conn-iix
passthrough=yes
1 chain=prerouting connection-mark=conn-iix
action=mark-packet new-packet-mark=packet-iix
passthrough=no
2 chain=output connection-mark=conn-iix
action=mark-packet new-packet-mark=packet-iix
passthrough=no
3 chain=prerouting action=mark-packet
new-packet-mark=packet-intl passthrough=no
4 chain=output action=mark-packet
new-packet-mark=packet-intl passthrough=no
Untuk setiap client, kita harus membuat 2 buah rule simple queue. Pada contoh berikut ini, kita akan melakukan limitasi untuk IP client 192.168.0.2/32, dan kita akan memberikan limitasi iix (up/down) sebesar 64k/256k, dan untuk internasional sebesar (up/down) 32k/128k.
[admin@MikroTik]> /queue simple pr
Flags: X - disabled, I - invalid, D - dynamic
0 name="client02-iix" target-addresses=192.168.0.2/32
dst-address=0.0.0.0/0 interface=all parent=none
packet-marks=packet-iix direction=both priority=8
queue=default-small/default-small limit-at=0/0
max-limit=64000/256000 total-queue=default-small
1 name="client02-intl" target-addresses=192.168.0.2/32
dst-address=0.0.0.0/0 interface=all parent=none
packet-marks=packet-intl direction=both priority=8
queue=default-small/default-small limit-at=0/0
max-limit=32000/128000 total-queue=default-small
Pengecekan Akhir
Setelah selesai, lakukanlah pengecekan dengan melakukan akses ke situs lokal maupun ke situs internasional, dan perhatikanlah counter baik pada firewall mangle maupun pada simple queue.
Anda juga dapat mengembangkan queue type menggunakan pcq sehingga trafik pada setiap client dapat tersebar secara merata.
sumber:mikrotik.co.id
Posted by Sepuluh Jariku at 6:34 PM 0 comments
Email ThisBlogThis!Share to TwitterShare to Facebook
Links to this post
Labels: MikroTik
Setting MikroTik Simple
Setting Mikrotik Sederhana
1. Setting nama untuk ethernet dulu, asumsi ada 2 ethernet
[admin@MikroTik]>/interface pr2. Setting ip address & gateway (sblmnya hrs tau dl ip modem/ip publik nya)
[admin@MikroTik]>/interface set 0 name=LAN (untuk jaringan local/client)
[admin@MikroTik]>/interface set 1 name=PUBLIC (untuk ke modem/inet)
[admin@MikroTik]>/interface pr (untuk liat perubahan nama tersebut)
[admin@MikroTik]>/ip address pr (masih kosong]
[admin@MikroTik]>/ip address add address=192.168.0.1/24 interface=LAN (ini contoh aja untuk ip jaringan local/client)
[admin@MikroTik]>/ip address add address=192.168.1.2/24 interface=PUBLIC (ini contoh aja ip untuk ke modem/inet atau ip publicnya)
[admin@MikroTik]>/ip route add gateway=192.168.1.1/24 (ini contoh aja ip gateway modem/inet)
**untuk test settingan berhasil / gak ping ke ip modem & gateway nya3. Setting DNS (hrs udah tau jg berapa ip dns nya
[admin@MikroTik]>/ip dns set primary-dns=202.152.0.2 [admin@MikroTik]>/ip dns set secondary-dns=202.152.5.36
**ini contoh ip dns memakai dns lintas arta krn bisa jg kita gunakan4. Setting proxy
[admin@MikroTik]>/ip web-proxy set enabled=yes [admin@MikroTik]>/ip web-proxy set transparent-proxy=yes [admin@MikroTik]>/ip web-proxy set port=3128
**settingan nya cukup itu aja dg bantuan setting NAT5. Setting NAT
[admin@MikroTik]>/ip firewall nat add chain=srcnat action=masquerade out-interface=PUBLIC [admin@MikroTik]>/ip firewall nat add chain=dstnat protocol=tcp dst-port=80 action=redirect to-port=3128
**tinggal kita lakukan test ping aja…Selamat Mencoba
Banyak pengguna telepon genggam yang tidak tau berapa nomor Handphonenya sendiri. Meskipun trik ini bisa dikatakan trik yang paling disepelakan, justru trik ini adalah trik yang paling penting bagi pengguna telepon genggam. Karena, untuk mengisi pulsa kita juga harus tau berapa nomor HP kita sendiri. Meskipun ada juga pulsa yang berbentuk voucer. Buat yang lagi cari trik Cara Mudah Cek Nomor HP admin akan bagikan trik mudah nya.
Cara Mudah Cek Nomor HP !
Operator Telkomsel Ketik *808*123*22*1*1*# lalu tekan Ok/Yes
Operator XL Ketik *123*22*1*1*# lalu tekan Ok/Yes
Operator Indosat *777*8# lalu tekan Ok/Yes
Operator Axis Ketik *2# lalu tekan Ok/Yes
Operator Tri Ketik *998# lalu tekan Ok/Yes
Cara Mudah Cek Nomor HP !
Operator Telkomsel Ketik *808*123*22*1*1*# lalu tekan Ok/Yes
Operator XL Ketik *123*22*1*1*# lalu tekan Ok/Yes
Operator Indosat *777*8# lalu tekan Ok/Yes
Operator Axis Ketik *2# lalu tekan Ok/Yes
Operator Tri Ketik *998# lalu tekan Ok/Yes
Sabtu, 24 Desember 2011
Langganan:
Postingan (Atom)
